Beasiswa pemerintah Jepang : Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology

Saat ini terdapat banyak sumber beasiswa bagi anda calon mahasiswa baik S1, S3 dan S3 di dalam maupun luar negeri. Jika kita melihat beasiswa dalam negeri terdapat lembaga yang sangat terkenal yaitu Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), kementerian keuangan. Sampai saat ini sudah sampai pada angkatan ke-70. Namun demikian seleksi yang dilakukan oleh LPDP juga cukup ketat.

IMG_2190

Selain beasiswa dalam negeri tersebut, juga terdapat beasiswa yang bersumber dari pemerintah Jepang. Apa nama beasiswanya? Monbukagakusho atau dulu namanya Monbusho atau sekarang biasa disebut MEXT Scholarship. Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah jepang dalam 2 skema yaitu G t0 G atau U to U. Apa itu G to G, G to G kepanjangannya adalah Governmnet to Government, ini diberikan melalui kedutaan besar Jepang yang ada di Indonesia. Seleksi beasiswanya langsung dilakukan di kedutaan Jepang Indonesia. Prosedur dan pengumuman pendaftaran juga dari sana. Ada lagi U to U atau University to University, nah untuk yang ini kita perlu mengontak profesor yang memiliki kuota U to U. Selanjutnya proses pendaftaran melalui Profesor atau sensei atau calon pembing kita disana.

Sebagai contoh, saya tahun 2016 mendaftar melalui U to U. Awalnya di 2015 saya bersama dengan Prof Kudang Boro Seminar mengikuti AgESD Symposium di University of Tsukuba, Japan. Nah, saat itu saya langsung memberanikan diri untuk direkomendasikan oleh Prof Kudang kepada salah satu profesor di Jepang. Singkat cerita, beliau pun setuju menerima saya untuk mengikuti rangkaian seleksi beasiswa MEXT. Karena tidak yakin akan diterima makan profesorpun menyarankan saya untuk mendaftar 2 jenis beasiswa, satu yang dari MEXT dan satu lagi dari BUDI LN – LPDP yang dikhususkan untuk dosen.

Nah, mulai Desember saya sudah mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan. Email-emailan pun menjadi sangat intensif antara saya dan profesor yang dari Jepangnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah kita harus rajin mengecek email yang dikirim ke kita, dan membalasnya segera saat kita sudah menerimanya. Jangan sampai berhari-hari kita tidak membaca email beliau. Karena setau saya, kebanyakan kita orang Indonesia terlalu santai daat mendapatkan informasi.

IMG_2346

Proses administrasi dan waktu pendaftaran juga sangat ketat. Bahkan anda tidak boleh membuat kesalahan sedikitpun pada form Aplikasi yang dikirimkan, misalnya menuliskan masa studi – membuat rencana penelitian dan mengisi form-form yang disediakan. Seingat saya form yang harus diisi ada 2 : (1) Form masuk universitas, dan (2) form untuk mendaftar MExT Scholarship. Alhamdulillah, waktu itu profesor sangat baik dan beberapa mengembalikan isian dengan beberapa koreksi baik minor maupun mayor. Maklum kendala bahasa dan kebiasaan membuat kita kadang salah mengisi formulir yang disedikan. Pokoknya kudu sabar, karena pasti melelahkan.

Untuk mendaftar ke Universitas tujuan, jika anda memilih via MExT maka semua proses pendaftaran gratis dan langsung diurus oleh pihak profesor sana. Artinya kita hanya mempersiapkan dokumen, mengirimkan via email, mendapat koreksi dan finalisasi serta mengirimkannya via pos. Mengirim paket dari Indonesia ke Jepang rata-rata adalah 4 hari kerja baik dari Bogor maupun Yogyakarta. Saya sudah mencoba dari dua kota ini. Saran saya, anda langsung mendatangi kantor pos besar untuk mempercepat pengiriman. Berdoalah mudah-mudahan dokumen anda tepat waktu. Karena pihak jepang biasanya menulis “we are very strict” untuk masalah waktu.

Singkat cerita, saya mendapatkan pengumuman hasil diterima di Universitas pada bulan Mei. Tralala… tentu senang ya, diterima di universitas yang kita inginkan. Ya, bayangin waktu daftar Universitas dulu, begitu diterima rasanya senaaang sekali. Oke, ternyata tidak berhenti disitu. Sensei menyatakan bahwa itu bukan pengumuman beasiswa tapi pengumuman kelulusan universitas, nah setelah kelulusan itulah sensei mengirimkan berkas MEXT yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sekitar Juni, yang ditunggu-tunggupun datang. Pengumuman beassiwa MEXT yang hampir bersamaan dengan beasiswa dari BUDI – LN. Alhamdulillah .. horeeee… sudah kebayang deh tinggal di Jepang dengan 4 musim dan makanan yang serba mahal. Tapiii….. berdasarkan pengalaman tahun lalu, hidup di Jepang kayak di negeri dongeng karena memang agak berbeda dengan kota-kota di negara Indonesia. Yang paling menarik adalah bersihnya kota ini, seperti markas TNI atau daerah Kota Magelang di Indonesia. he he …

Untuk langkah-langkah bagaimana mendapatkan beasiswa bolehlah bagi anda yang membutuhkan berdiskusi melaui email : supriyantoku@gmail.com facebook Deba Supriyanto. Silahkan kontak kapan saja anda membutuhkan. Sukses untuk kita semua.