Supervisory Control dan Data Acquisition untuk bidang pertanian

SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) telah diaplikasikan dalam berbagai bidang. Konsep ini diterapkan karena kebutuhan pengguna terkait dengan kontrol suatu kegiatan dengan menggunakan komputer untuk menjamin keterkenin data, keakuratan data dan untuk mendukung real time application. Inilah kira-kira yang mendorong berbagai bidang teramasuk pertanian untuk menerapkan SCADA dalam berbagai aplikasi. Berikut adalah beberapa penerapan supervisory control yang telah di terapkan pada berbagai aplikasi :

Automatic Inventory System Untuk Produk Pertanian

Inventory produk pertanian membutuhkan lingkungan yang terkontrol dan termonitor untuk menghindari kerusakan dari produk – produk yang disimpan. Hal ini menjadikan permasalah tersendiri saat paramater-parameter yang penting tidak dapat di kontrol dan di monitor secara real time. Kerugian akibat kerusakan atau penurunan kualitas dapat terjadi.

Solusi yang dapat digunakan diantaranya adalah penggunaan kontrol otomatis dengan Programmble Logic Control (PLC), jaringan komputer untuk melakukan pertukaran data antara stasiun utama dengan stasiun cabang dan server SCADA. Pembuatan database dan laporan dilakukan secara otomatis. Memberikan kemudahan konsultasi dan solusi bagi pengguna. Aplikasi ini digunakan untuk memudahkan dalam monitoring untuk mengurangi down time yang merupakan hal yang sangat penting pada sistem Inventory.

Sistem SCADA pada Irigasi

Pada sistem irigasi pengelolaan dan monitoring kenaikan & penurunan level air, kontrol bendungan, pengaturan pembagian air pada kanal dan pengecekan struktur aliran irigasi merupakan proses kegiatan yang sangat penting. Permasalahan yang terjadi adalah sulitnya melakukan pengelolaan secara manual. Coba kita bayangkan berapa pegawai yang harus dikerahkan dalam melakukan kegiatan tersebut jika dilakukan secara manual.

Tentu selain masalah banyaknya sumber daya, data dan informasi yang berguna untuk peramalan, evaluasi dan perencaan tidak dapat dilihat secara real time. Sistem SCADA pada irigasi melakukan proses monitoring dan pelaporan kenaikan & penurunan level air, kontrol bendungan, pengaturan pembagian air pada kanal dan pengecekan struktur aliran irigasi. Berbagai parameter yang diperlukan dapat dilihat dan dikendalikan dari MASTER Kontrol. Hal ini tentu menjamin data dan informasi dapat diambil secara real time.

Sistem SCADA pada Greenhouse

Parameter lingkungan mikro pada greenhouse (rumah tanaman) sangat penting untuk dimonitor dan dikendalikan. Hal ini karena tanaman membutuhkan lingkungan yang cocok untuk mendukung kegiatan budidaya pertanian. Beberapa parameter lingkungan yang penting diantaranya adalah : suhu, kelembaban, suhu larutan nutrisi, ph air nutrisi, electric conductivity (EC) larutan nutrisi, dan intensitas cahaya.